sdgs upnvj

Aceh Tamiang – Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kemanusiaan turut berperan aktif dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan pada Februari 2026 ini berfokus pada layanan kesehatan, dukungan psikososial, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak pascabencana.

Sebanyak 25 mahasiswa UPNVJ diterjunkan ke tiga desa di Kecamatan Manyak Payed, yaitu Desa Pahlawan, Desa Seuneubok Cantek, dan Desa Gelanggang Merak. Selama kurang lebih dua pekan, para mahasiswa tinggal bersama masyarakat untuk membantu berbagai upaya pemulihan yang dibutuhkan warga. Kegiatan ini didampingi oleh empat dosen UPNVJ, yaitu Damora Rhakasywi, Firlia Ayu Arini, Rosalia Dika Agustanti, dan Windhiadi Yoga.

Pelaksanaan program kemanusiaan tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi perguruan tinggi yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat). Dalam pelaksanaannya, UPNVJ bersinergi dengan Universitas Samudra, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Negeri Yogyakarta untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat terdampak.

Pascabanjir bandang, masyarakat Aceh Tamiang masih menghadapi berbagai permasalahan kesehatan, seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, batuk, pilek, serta demam akibat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa UPNVJ yang bertugas di Desa Seuneubok Cantek bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Manyak Payed dan kader kesehatan setempat menyelenggarakan kegiatan screening kesehatan dan pengobatan gratis pada 7 Februari 2026.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan fisik, konsultasi dengan dokter spesialis, hingga pemberian vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan medis. Mahasiswa UPNVJ turut berperan dalam proses registrasi, pendataan pasien, pendampingan pemeriksaan kesehatan, serta melakukan kunjungan dari rumah ke rumah bagi warga lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mengakses layanan kesehatan secara langsung.

Komitmen UPNVJ dalam membantu pemulihan masyarakat berlanjut melalui kegiatan kolaboratif bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 14–15 Februari 2026 di Desa Simpang Opak. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu pelaksanaan screening kesehatan, pengobatan gratis, pendataan warga terdampak, serta distribusi ratusan paket sembako sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Koordinator wilayah kegiatan dari UPNVJ, Firlia Ayu Arini, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program kemanusiaan ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami penanganan bencana dan proses pemulihan masyarakat secara langsung. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian sosial, dan kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam situasi kemanusiaan. Semoga upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang yang sedang berjuang untuk bangkit dan pulih,” ujarnya.

Melalui kegiatan PKM dan KKN Tematik Kemanusiaan ini, UPNVJ kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.